Hasil Quick Count/Hitung Cepat Pilkada Minahasa Tenggara

Kamis, 13 Juni 2013 ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Utara sebagai hari libur untuk warga Kabupaten Minahasa Tenggara, karena pada hari itu mereka akan memberikan suaranya guna memilih calon bupati dan wakil bupati yang akan memimpin Minahasa Tenggara untuk periode 2013-2018 yang terbingkai dalam Sebuah Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pemilukada. Ada empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung dalam pemilukada Minahasa Tenggara tersebut, keempat pasangan cabup dan cawabup itu adalah:

Pasangan calon dengan nomor urut satu yaitu Micky Man Tumbelaka - Robert Munaìsche yang diusung oleh Partai Demokrat, PKPI, PBR, PMB dan PPDI.

Pasangan calon dengan nomor urut dua, yaitu James Sumendap - Ronald Kandoli yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan calon dengan nomor urut tiga, yaitu Jeremia Damongilala - Sony Taruming yang diusung oleh Partai Gerindra, PKPB dan PDS.

Pasangan calon dengan nomor urut empat, yaitu Telly Tjanggulung - Moody Rondonuwu yang diusung oleh Partai Golkar.

Sesuai data Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kabupaten Minahasa Tenggara, daftar pemilih tetap (DPT) pada pìlkada tersebut tercatat 79.576 orang pemilih yang tersebar di 12 Kecamatan. KPUD Minahasa Tenggara sendiri telah menyiapkan 288 Tempat Pemungutan Suara atau TPS..


Hasil Quick Count Pilkada Minahasa Tenggara

Seperti pada pemilukada-pemilukada di daerah lain, masyarakat Minahasa Tenggara pun tentunya ingin segera mengetahui hasil dari pemilihan kepala daerah tersebut, hasil quick count memang sering tak jauh berbeda dengan hasil penghitungan manual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah dengan margin eror satu persen saja, dan hasil quick count itu biasanya sudah dapat diketahui beberapa jam saja setelah TPS-TPS ditutup untuk melakukan penghitungan. Namun hasil quick count yang bersifat prediksi itu bukanlah hasil resmi, karena hasil resmi tetap harus menunggu hasil total penghitungan suara manual yang dilakukan oleh KPUD.

Masyarakat Minahasa Tenggara tentunya tengah menunggu siapa yang bakal memimpin mereka sebagai Bupati dan wakil Bupati Minahasa Tenggara untuk periode tahun 2013-2018 dengan harapan pemimpin tersebut mampu membawa daerahnya menjadi lebih maju dan mampu mensejahterakan masyarakatnya.